CERPEN PULANG KE PELUKANMU
Pulang ke Pelukanmu Karya: Yaumil Fauziyah Arga duduk di meja kerjanya, menatap layar komputer yang dipenuhi laporan dan dokumen yang menumpuk. Lampu-lampu kota di luar jendela berkelap-kelip seperti bintang buatan, indah namun terasa asing. Di balik kilauan itu, hatinya terasa kosong dan sunyi. Dua tahun ia menunda pulang. Dua tahun tanpa hangatnya pelukan ibu. Dua tahun rindu yang menekan dadanya semakin dalam, namun selalu ia tahan dengan alasan kesibukan yang tak pernah berhenti. Setiap kali terbersit keinginan untuk membeli tiket pulang, selalu ada saja rapat mendadak, deadline proyek, atau tanggung jawab baru yang mengurungkan niatnya. Arga selalu berkata pada dirinya sendiri bahwa ia akan pulang setelah ini, setelah proyek besar selesai, setelah situasi mereda, tapi ternyata "setelah" itu tidak pernah benar-benar tiba. Arga benar-benar merindukan ibunya. Setiap malam, bayangan ibunya selalu muncul di pikirannya, mengalahkan kepenatan dan hiruk-pikuk kehidupan...